Lampu Pijar

gelap-cahaya-terang

  • Hei, selamat datang, sugeng rawuh, welcome di blog saya. Di sini tempat corat-coret saya. Itung-itung turut mengurangi pemakaian kertas dan menjaga lingkungan :). Let's go green and enjoy reading.

Adam dan Hawa

Posted by Arif Sofi On Rabu, September 05, 2012 2 comments


“Lif, kau pernah dengar cerita tentang Nabi Adam dan Hawa?”
“Iya, aku pernah mendengarnya. Dulunya mereka hidup di surga tapi karena melanggar larangan Alloh mereka diturunkan ke muka bumi.”
“Di bumi, mereka sempat berpisah cukup lama Lif. Adam pun berkelana di bumi untuk menemukan Hawa. Sampai akhirnya mereka bisa berjumpa kembali. Kau tahu kenapa bisa demikian Lif?”
“Hmmm, semua itu sudah kehendak Alloh. Mungkin disamping itu karena mereka memang berjodoh.”
Raisa tersenyum mendengar jawabanku. Dia masih menatapku.
“Sa, kau mau aku menceritakan sedikit tentang jodoh?”
“Oh ya, memangnya apa yang kau ketahui tentang jodoh?”
“Masalah jodoh itu adalah urusan Alloh. Tidak ada yang tahu pasti dengan siapa dan dimana jodoh kita. Tapi yang aku yakini sampai sekarang, ketika seseorang telah dikodar berjodoh satu sama lain, mereka akan sama-sama berdoa. Dan kau tahu Sa? Biarpun mereka belum bersama, tapi doa mereka selalu beriringan, doa mereka beriringan menuju Alloh untuk didengar oleh Alloh kemudian dikabulkan. Alloh lah yang nantinya akan memberi simpul pada doa-doa tersebut. Dan pada saatnya nanti, Alloh jugalah yang akan mempertemukan kau dengan jodohmu. Simpul itu akan semakin erat ketika telah ada ikatan antara kau dengan dirinya, menikah.”
Bibir gadis berjilbab itu tersenyum tipis mendengar apa yang aku katakan. Senyum tipis yang menghiasi Malioboro sore ini. Raut wajahnya tiba-tiba merona, entahlah aku tak tahu apa yang ada di kepalanya saat itu.
“Aku heran, darimana kau belajar seperti itu Lif? Setahuku anak akuntansi hanya mengenal debit dan kredit?” Raisa meledekku.
“Hahaha, kau ingin tahu darimana aku mendapatkannya.“
Akupun menggenggam tangan Raisa dan meletakkannya di dadaku meletakkan tanganku di dada, menunjuk pada dada sebelah kiri.
“Dari sini Sa. Hati.”


Categories: , ,

+ comments + 2 comments

6 September 2012 13.30

Dan kemudian aku terbangun karena mendengar suara yang keras "Sik asik sik asik kenal dirimu. Sik asik sik asik dekat denganmu..."#(alarm ny Daud)
~x( NOOOOOOOOO...!!!!

Terimakasih Tiara atas Komentarnya di Adam dan Hawa
6 September 2012 21.48

@Tiara hahaha, kayaknya semalem bunyi alarmnya udah ganti ndre :p

Posting Komentar

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( :-q =))